:'(

Aku sedang dalam krisis kepercayaan diri. Tapi aku menutupinya dari sepengetahuan keluargaku. Aku tak bekerja selama setengah tahun (yang mana itu bukan keinginanku karena aku selalu mencari pekerjaan setiap hari) dan baru saja patah hati ditinggalkan orang yang kukira tertarik padaku (yang mana itu juga menyedihkan karena setidaknya aku tak ingin kecewa dalam dua hal ini sekaligus).

 

Kakak perempuanku tahu aku sedang tak punya gairah hidup, jadi seringkali ia berjam-jam di kamarku menemaniku berbicara tentang apa saja, atau membaca buku bersama atau sekedar menonton tv. Aku tahu maksudnya. Aku tahu ia tak ingin melihatku berlarut-larut menyeret diri memaksakan senyuman palsu dan tenggelam dalam krisis kepercayaan diri.

 

Dadaku penat. Kepalaku terlalu penuh dijejali segala hal mengecewakan. Dan aku perlu mengadukannya pada Allah. Di takbir pertama, mataku sudah berbayang kaca-kaca airmata. Di ujung tenggorokanku tertahan teriakan yang selama ini kupendam. Di dadaku tersimpan segala hal yang ingin kumuntahkan. Aku bertahan hingga tasyahud akhir dan kemudian salam. Di barisan dzikir, lelehan yang turun ke pipi mulai tak terbendung. Lalu kuangkat kedua telapak tanganku meminta… apapun pada Allah yang kira-kira bisa membuatku merasa sedikit lebih baik. Sedikit saja, cukup. Suaraku tercekat diantara nafas dan tangis bersamaan sebelum akhirnya kuucapkan “God…” aku tak bisa berbicara sepatah kata apapun lagi lalu aku terisak hebat. Aku meledak dalam tangis.

 

Kakakku yang ada di ranjangku kaget mendengar ledakan emosional itu dan terhuyung-huyung mendekapku. Apa yang kemudian ia bisikkan membuatku semakin keras menangis. Ia berbisik “Ya Allah, berikan adikku kekuatan. Tenangkan batinnya. Damaikan pikirannya…” dan ia meneruskan dengan doa penenang hati.

 

Apa yang ia lakukan adalah hal terindah yang kuharap andai saja bisa orang lain dapatkan ketika sedang berada di titik paling rendah dalam hidup. Mendapatkan doa setulus itu secara langsung dari orang terdekat menumbuhkan kekuatanku sedikit demi sedikit.

 

 

*and I miss her so much 😥

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s