Block!

Scrolling.. Scrolling.. Scrolling..

Tap.. Like..

Scrolling.. Options.. Block!

 

***

 

Tau kan ya kalo zaman sekarang semua-mua unek-unek gampang banget dimunculkan ke ranah publik at least lingkaran pertemanan yang kita buat sendiri di media sosial kita..? Sayangnya semua hal yang kita share ngga ada pilihan Filter nya untuk jaga-jaga barangkali ada second thought yang bikin kita jadi berkeinginan mengedit apa yang mau di post demi kebaikan bersama. *halah! Selama pilihan Filter itu belum tersedia di media sosial manapun sebagai saringan terakhir perlu atau ngga perlunya suatu postingan diedar, gw rasa yang harusnya berperan jadi Filter postingan kita adalah diri kita sendiri.

 

Wait…

 

Oke jadi gini, gw lagi dalam program perbaikan diri untuk lebih banyak berpikir positif. Cukuplah diluar sana saling lempar kebencian dan banyak hal negatif lainnya, tapi gw mah jangan ikut-ikutan. Tapi menjadi makhluk sosial (dalam hal ini dikhususkan di jejaring media sosial) seringkali jadi faktor utama yang memicu pikiran lebih condong lagi ke arah negatif.

 

Sekeras apapun usaha, setenang apapun kita mengupayakan hati, sebanyak apapun ‘whoosah’ sambil buang nafas pelan-pelan, kalau terjangan ke-negatif-an orang-orang lebih banyak dan lebih membombardir, kayaknya mental positif bisa jadi luntur juga pada akhirnya. Sering banget postingan di media sosial bersifat too much information yang seharusnya ga di publish. Atau menebar hoax, kebencian, makian, nyinyir yang bikin gw yang baca pun malah meringis membatin I don’t need that kind of negativity in my life

 

Maka kuncinya ternyata selalu kembali lagi ke pribadi masing-masing. Kalau ngga pengen baca hal-hal yang bikin mikir jelek mungkin jauh lebih baik kalau dari kita sendiri yang membiasakan hanya share postingan yang membangun, positif, lucu, bermanfaat daripada meracuni timeline orang lain dengan kutukan, sumpah serapah, ejekan dan lain-lain.

 

Atau! (kemudian gw mendapat pencerahan bahwa) pasti pilihan ‘block’ di media sosial fungsi utamanya untuk filter berita mana yang pengen diliat dan mana yang ngga penting untuk diliat. Ujung-ujungnya, gw mengakui bahwa ada banyak postingan orang yang gw block demi ketentraman hati. There’s nothing personal. Hanya saja untuk kebaikan diri gw sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s