Tiada Kesan Tanpa Tulisanmu #30HariMenulis Hari ke-30

Pertama-tama, mari merunut momen per momen, langkah per langkah perjalanan 30 hari menulis di tahun 2016 ini dari awal. Saya pilih ada 13 tema special dari keseluruhan 30 hari. Mariii…

 

  1. Hari ke 1 tentang buku terbaik. Untuk saya pribadi, tema ini permulaan yang oke untuk ‘membakar’ semangat mengawali kegiatan tahunan menulis selama satu bulan penuh. Pasalnya, saya doyan baca buku dan lagipula hampir semua orang yang suka nulis, pasti suka baca buku juga. Dan kemarin kebetulan saya baru selesai baca buku yang pengen saya share, jadi tema hari pertama bisa dibilang bahannya sudah siap dan matang tinggal ditulis.
  2. Hari ke 3 tema romantis. Saya juga bingung kenapa genre yang selalu saya nikmati ini malah berubah jadi tema tersulit! Mungkin memang mood-nya lagi sama sekali ngga cocok. Waktu itu (lah malah curhad!) lagi jauh banget dari mood lovey-dovey pokoknya.
  3. Hari ke 5 tentang pandangan pada sebuah berita. Yang ini saya merasa saya cukup lengkap mengumpulkan datanya. Dan topik yang saya angkat pun salah satu keresahan saya, jadi rasanya kemarin saya nulis juga all out 😀
  4. Hari ke 6 menulis tentang tanggal lahir. Hahaha! Sungguh ini hasil tulisan yang ngga jelas banget. Saya blank mau bahas apa dengan tanggal lahir saya yang minimalis aja gitu; 2. Pada akhirnya yaa… tak berinti hahah!
  5. Hari ke 8 fiksi dengan kalimat awal “ternyata ia belum mati…”. Nah ini termasuk fiksi yang lumayan emosional bikinnya. Entah kenapa saya agak terlalu mendalami cerita ini dan berhasil bikin saya nangis 😦
  6. Hari ke 10 buat cerita dengan setting waktu pra kemerdekaan. Ini menantang dan saya kira saya akan kesulitan, tapi ternyata ngga terlalu sulit 😀
  7. Hari ke 14 hari dimana paling bahagia. Ini dodol banget dan absurd 😀 saya malah bikin momen ter-happy saya saat kerja haha. Tapi ya memang itu momen bahagia saya sih :p
  8. Hari ke 15 menulis tentang landasan hidup. Saya ngga merasa prinsip saya paling oke. Tapi saya menerangkan apa yang saya percaya dengan lugas dan yakin. Hari itu saya puas dengan tema dan apa yang saya tulis.
  9. Hari ke 16 menulis cerita yang hanya berisikan dialog. Sebenarnya dari awal saya menggampangkan tema hari 16 ini. Karena saya pikir fiksi mah oke lah… Tapiii sampai hari H ternyata ngga ide juga yang lewat. Jadi, hasilnya yah… biasa aja hehe!
  10. Hari ke 18 menyajikan peristiwa sejarah yang berkesan. Naahh, yang ini saya suka! Beberapa lama lalu saya sedang senang membaca buku atau artikel tentang Holocaust. Walaupun agak lupa-lupa saat akan menulis dan jadinya harus baca ulang artikel sebanyak 60 halaman, saya jabanin! Hasilnya, saya puas! 😀
  11. Hari ke 26 tentang cerita hidup seolah-olah bukan WNI. Pertama kali baca tema ini jauh-jauh hari, saya menyimpulkan bahwa cerita yang harus saya buat adalah tentang saya yang ada di negara lain dan menceritakan hidup saya disana. Tapi melihat dua tulisan paling awal yang disetor, mereka menempatkan sudut pandang sebagai warga negara asing yang tinggal di Indonesia. Saya jadi ngerasa salah paham sama temanya, maka konsep yang udah di otak dan tinggal ditulis saya rubah total. Eehh pas liat tulisan mimin ternyata pemahaman saya pertama kali yang benar. Aarrgghh!
  12. Hari ke 28 jika kamu lajang menulis seolah kamu sudah menikah dan sebaliknya. Saya suka tema ini karena menarik. Tantangannya kalau yang lajang kan belum ada pengalaman menikah disuruh berandai-andai, takutnya kejauhan ngelamunnya. Sementara bagi orang-orang yang sudah menikah mungkin tema ini udah ‘kepegang’ banget.
  13. Hari ke 29 kolaborasi. Hmm… saya excited dengan komposisi kelompoknya. Tapi ini agak bikin deg-degan sih karena kalau saya dulu pernah nulis beruntun gini tanpa batasan waktu, kali ini dalam 24 jam harus selesai sama 4 penulis. Doeng! Tapi akhirnya selesai juga, susah payah. Antologi juga ngga gini-gini amat :’D

 

Itulah kesan-kesan sebulan ke belakang dengan kesibukan dadakan-tahunan. I really take this event seriously, jadi tiap bulan Juni prioritas saya ujug-ujug nambah satu yaitu nulis. Saya jadi mikir, kalau saya bisa taruh kegiatan menulis sebagai prioritas utama di satu bulan penuh, kenapa saya ngga bisa melakukan itu sepanjang tahun? Hmm…

 

Dan akhirnya… selesai sudah bulan Juni. Special thanks buat admin page 30HariMenulis yang menyempatkan banyak waktu diantara kesibukannya. Saya tahu baca semua tulisan dan merekap penulis-penulis tiap hari ini butuh waktu yang tidak sedikit. Terima kasih mau repot-repot mengurusi kami yang perlu teman, semangat dan tempat untuk berbagi karya *pelukhangat*.

 

Dan terima kasih teman-teman sudah menjadi bagian dari semangat saya untuk terus menulis setiap hari. Sampai jumpa tahun depan. Semangat terus menulis :’)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s