Oprah Gail Winfrey #30HariMenulis Hari ke-22

Oprah Gail Winfrey yang dikenal luas dengan nama Oprah Winfrey lahir Januari 1954 di Mississippi merupakan salah satu tokoh yang saya kagumi. Namanya melambung dan mengantarkannya menjadi seorang selebriti sekaligus masuk daftar miliarder dunia setelah membawakan sebuah acara talk show yang bertajuk The Oprah Winfrey Show. Di dalam acara bincang-bincang tersebut Oprah bersama narasumber lain yang diundang membicarakan hot issue yang sedang bergulir di masyarakat.

 

Yang menarik adalah ketika saya membaca sebuah artikel mengenai masa lalunya. Sewaktu ia berusia sembilan, ia mengalami pelecehan seksual oleh saudaranya sendiri. Pada umur empat belas tahun, ia hamil dan bayinya meninggal tak lama setelah dilahirkan. Hal yang ia sesali adalah ia tak menceritakan apa yang ia alami kepada siapapun, yang masih terlihat meninggalkan trauma untuknya hingga sekarang setiap ia kembali membicarakannya.

 

Hidupnya mulai berubah ketika ia kemudian tinggal bersama ayahnya di Tennessee pada masa remajanya. Didikkan ayah yang keras pada awalnya sangat dibenci Oprah, tapi lama kelamaan, ia tahu bahwa itu untuk kebaikannya, lalu ia bangkit dan semangat belajar. Pada usia tujuh belas, ia sudah memulai pekerjaan pertamanya sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Dengan pekerjaan tersebut, Oprah mendapat bayaran yang cukup besar untuk seusianya pada masa itu.

 

Puncak kejayaannya, setelah mencoba sebagai pembawa acara pendamping di beberapa talk show, tahun 1986 ia menggebrak pertelevisian nasional dengan membuat dan membawakan The Oprah Winfrey Show yang tak lama kemudian menjadi hits acara televisi paling populer. Seiring kenaikan rating talk show-nya, Oprah juga ikut menjadi icon selebriti kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi. The Oprah Winfrey Show ditonton oleh 48 juta pemirsa setiap minggunya dan disiarkan secara internasional di 126 negara.

 

Hingga akhirnya di musim ke 25, Oprah mengakhiri talk show yang telah membesarkan namanya. Penutupan acara itu sangat menyentuh mengingat betapa banyaknya momen-momen penting berharga yang dilalui dalam kurun waktu yang panjang.

 

Bagi saya pribadi, The Oprah Winfrey Show merupakan tontonan berbobot yang saya tunggu-tunggu saat zaman-zaman SMP hingga SMA. Show yang membuat saya lebih tertarik lagi mempelajari Bahasa Inggris, acara yang membantu saya melihat dunia luar, durasi satu jam yang pada akhirnya banyak mempengaruhi dan menyentuh hidup saya. But most of all, menurut saya, sosok Oprah Winfrey mengingatkan pada ungkapan ‘A diamond is just a piece of charcoal that handled stress exceptionally well.’

dia.jpg

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s