Depression #30HariMenulis Hari ke-19

Depresi adalah kondisi yang melebihi keadaan sedih. Bila kondisi depresi seseorang telah sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-hari , maka itu disebut gangguan depresi. Beberapa gejala gangguan depresi adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah melakukan rutinitas yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas dan gangguan tidur. Dan depresi merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri.

 

Faktor organobiologis  karena ketidakseimbangan neurotransmitter di otak terutama serotonin.

Faktor psikologis karena tekanan beban psikis, dampak pembelajaran perilaku terhadap suatu situasi sosial.

Faktor sosio-lingkungan misalnya karena kehilangan pasangan hidup, kehilangan pekerjaan, paska-bencana dan dampak situasi kehidupan sehari-hari lainnya.

 

Seseorang bisa dikatakan menderita gangguan depresi bila telah ada dalam kondisi berikut selama dua minggu dari keadaan biasa.

 

  1. Emosi depresi yang dalam sebagian besar waktu dalam satu hari atau hampir setiap hari yang ditandai rasa sedih atau hampa atau terlihat ingin menangis.

 

  1. Kehilangan minat atau rasa nikmat terhadap semua hal atau semua kegiatan yang biasanya dilakukan.

 

  1. Hilangnya berat badan yang signifikan saat tidak melakukan diet atau bertambahnya berat badan secara signifikan. Misalnya perubahan berat badan lebih 5% berat badan sebelumnya dalam satu bulan.

 

  1. Insomnia atau hypersomnia hampir setiap hari.

 

  1. Kegelisahan atau kelambatan psikomotor hampir setiap hari.

 

  1. Perasaan lelah atau kehilangan kekuatan hampir setiap hari.

 

  1. Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak wajar yang bisa merupakan delusi dan menganggap sumber dari setiap masalah ada dirinya.

 

  1. Berkurangnya kemampuan berpikir atau berkonsentrasi atau sulit membuat keputusan.

 

  1. Berulang-ulang kali muncul pikiran akan kematian (bukan hanya takut mati), berulang-ulang kali muncul pikiran untuk bunuh diri tanpa rencana yang jelas, atau usaha bunuh diri atau rencana yang spesifik untuk mengakhiri nyawa sendiri.

 

***

 

Contoh nyata yang memang bisa saya lihat dan tergambar meliputi tidur tanpa kenal waktu atau tidak tidur sama sekali. Menangis terus menerus atau tidak menangis dan merasakan emosi apapun sama sekali. Makan tanpa henti atau tidak makan sama sekali. Tak ada bedanya. Tergambar juga dengan jelas ketika kehilangan 4 kg berat badan dengan sangat mudahnya. Jeans yang dulu ketat sering melorot dan memakai ikat pinggang bukan lagi suatu pilihan. Makan atau tidak makan bukan lagi hal penting.

 

Lebih nyata lagi saat saya bisa merasakan berapa kali saya memalsukan tawa dalam satu hari. Atau seberapa cepat senyum saya pudar ketika saya memalingkan wajah ke arah lain. Dan seberapa kali saya bisa membayangkan aliran darah dari pisau atau cutter di pergalangan tangan akan sangat bisa membuat saya merasa lebih lega.

 

 

 

Sorry.

 

depression.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s