Rombongan Sirkus #30HariMenulis Hari ke-9

Full 9.jpg

Saya terdampar di kantor sebuah perusahaan rangka atap baja ringan sejak dua tahun yang lalu. Dulu posisi awal saya adalah sebagai Asisten Manager Franchise. Tolong diingat : Asisten, bukan Wakil. Hahaha! Setahun lebih saya menempati sebuah cubicle di lantai 2 yang isinya cuma saya dan Bapak Manager aja gitu. Plus Sang Manager jarang dikantor juga, alhasil saya seringkali tertinggal sendirian. Cubicle sebelah orang-orang pada pendiem dan cubicle sebelahnya lagi jarang ada isinya karena disitu bagian Marketing yang sebagian besar jam kerjanya nyari konsumen ke luar.

 

Saya terbiasa sendirian (ini terdengar desperate ga sih? :D) karena sejak dulu zaman kerja pertama kali di kantor lain, saya ngga punya ikatan dekat dengan teman sekantor. Kerja aja gitu, makan siang sendiri, pulang kerja sendiri, nongkrong sendiri. Jikapun ada teman yang sering ngajak ngobrol, saya jawab seperlunya. Saya tidak terlalu ingin tergantung dengan keberadaan teman, begitu pikir saya dulu. Di kantor yang sekarang karena posisi meja saya terhitung terisolasi, saya jadi banyak menghabiskan waktu dengan berimajinasi dan kadang ngomong sendiri :p Tapi saya benar-benar baik-baik saja.

 

Disini, setelah 1 tahun lebih dengan jabatan Asisten Manager saya pindah divisi menjadi Controller Cabang, tugasnya monitoring keuangan cabang-cabang. Karena perpindahan divisi ini, saya diharuskan pindah meja ke lantai 3. Di lantai 3 ini… rusuh! Hahaha! Design ruangan dibuat tanpa sekat dan meja saya berjajar dengan 7 orang lain yang divisinya berhubungan dengan keuangan-keuangan juga. Satu Manager pengontrol kami (biar ga rusuh-rusuh amat) ada disebelah ruangan yang hanya dipisah 2 lembar kaca.

 

Anggota rombongan sirkus ini total ada 9 jadinya.

Bu Yuli sebagai Manager peredam huru-hara. Yang berjiwa muda :p

Eka si bibir merah dan pemegang rekor telat hehe

Teh Wati kepala 3 yang ga mau ngaku, yang adaaa aja pelesetannya

Iin tukang survey jalan-jalan tiap 2 hari sekali

Siti yang pendiem (kayak saya :p) dan bersinnya lucu

Riri si pendiem yang kalo nagih utang mendadak jutek dan galak, pakar merepet

Teh Rika ‘emak’nya Riri yang lebih jago merepet

Adi maskot kita! Satu-satunya cowo di lantai 3 yang udah sangat kenyang di-bully tiap hari

Dan saya, yang… ‘jangkung ageung’ dan katanya lebih macho daripada Adi -_-

 

Tanpa bermaksud untuk menyombong, tapi kami kompak sekali. Kompak kalo ada acara-acara nongkrong, kompak kalo ada gosip baru dan sangat kompak dalam mem-bully Adi *evil grin*. Mau ngga mau, saya harus akui kalau Adi yang bikin ruangan kami lebih heboh. Kalo udah nge-bully dia, hampir mustahil buat berhenti 😀 sampai dia menetapkan setiap ada yang nge-bully dia, orang itu harus bayar buat ganti sakit hatinya dia. Ya jelas ga mungkin lah! Bangkrut, saya!

 

Saya tidak selalu berangkat kerja dengan mood yang baik. Kadang dari rumah sudah sangat memastikan saya hanya akan diam saja tidak bersuara dan pasang muka judes. Tapi beberapa menit setelah ketemu mereka, ga mungkin banget lah kalo ngga bercanda, ga mungkin banget kalo ngga ikutan nge-bully Adi :p Lama kelamaan saya terbiasa dengan keberadaan mereka. Saat libur agak panjang saya mendadak pengen cepet masuk kerja karena kangen dengan guyonan mereka (mereka pasti besar kepala saat saya akui ini, HIH!)

 

Dari sini, dari pertemanan kami, tanpa berasa lebay, saya bisa akui kalau keberadaan mereka membuat keseharian saya lebih berwarna. Lebih banyak tawa. Lebih banyak ngeledek *eh! Tapi beneran, saya lebih ceria setelah pindah lantai dan bergabung dengan tim rusuh ini. Kalo dulu saya beranggapan kumpulan pertemanan seperti ini cenderung gap-gap-an, blok-blokan, tapi ternyata ngga. Kalo pengalaman dulu seringkali liat ‘sikut-sikutan’ yang didepan manis, dibelakang pahit, disini ngga begitu. Maka saya sangat bersyukur dipasangkan dengan delapan orang luar biasa ini 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s