Big Hero 6 #30HariMenulis Hari ke-2

Yes, film terbaik yang saya tonton adalah Big Hero 6. Bagi yang belum pernah nonton film ini, 6 disini bukan urutan film Big Hero yang ke 6, tapi jumlah ‘pahlawan’ didalam film yang totalnya 6 orang. Dan ya, ini film animasi yang dilahirkan oleh Walt Disney Animation Studios yang saya tonton berkali-kali saking nge-fans-nya sama tokoh-tokoh yang terlibat, terutama (tentu saja) Baymax.

 

Setting digambarkan berada di kota bernama San-Fransokyo (mungkin kawinan antara San Fransisco dan Tokyo). Bercerita tentang Hiro Hamada bocah 14 tahun ahli robotik yang menghabiskan banyak waktunya untuk mengikuti pertarungan robot ilegal. Takut adiknya menyia-nyiakan potensi yang dipunya, kakak dari Hiro, Tadashi mengajak Hiro untuk ikut ke universitas tempatnya belajar. Melihat kehebatan ciptaan teman-teman Tadashi, Hiro langsung tertarik dan mulai merancang project-nya agar bisa mencuri perhatian Profesor Callaghan sebagai ketua dari program universitas.

 

Yang Hiro ciptakan adalah ide original bernama Microbots. Kumpulan robot kecil ini bisa membentuk apapun yang dipikirkan atau dibayangkan orang yang memakai head-band transmitter. Presentasi yang Hiro sampaikan berjalan lancar dan berhasil mengantarkan Hiro pada tawaran masuk universitas saat itu juga.

 

Di malam yang sama terjadi ledakan yang merenggut nyawa Tadashi. Sejak saat itu Hiro menjadi sangat pendiam dan bahkan tidak mengambil kesempatan langka yang sudah ada didepan mata, yaitu masuk ke universitas. Di dalam kemurungannya yang berhari-hari tidak keluar kamar, secara tidak sengaja ia ‘membangunkan’ Baymax. Baymax adalah sebuah robot kesehatan ciptaan Tadashi berupa balon putih besar menggemaskan yang dapat dirancang untuk dapat membantu orang-orang yang sakit. Di saat yang sama pula, Hiro menemukan sebuah Microbots yang ia pikir sudah lenyap dalam ledakan malam itu.

 

Si Microbots bergerak-gerak menandakan dia ingin berkumpul dengan kelompoknya di suatu tempat. Hiro masih tidak percaya karena tidak ada yang tersisa dalam ledakan itu. Tapi karena rasa penasaran, ia mengikuti arah yang ditunjukan Microbots ditangannya. Selidik punya selidik, dalam gudang yang kelihatannya kosong, seseorang ternyata sedang menggandakan Microbots tersebut dalam jumlah yang sangat banyak. Belum sempat Hiro dan Baymax mengetahui siapa yang melakukan itu, mereka kemudian dipergoki seseorang berjubah hitam dan bertopeng Kabuki yang kemudian mengejar mereka.

 

Siapa yang bersembunyi dibelakang topeng itu? Apa yang akan dia perbuat dengan Microbots yang ia gandakan? Bagaimana akhirnya kisah Hiro? You know, apa yang saya ceritakan ini hanya sedikit bocoran dari keseluruhan film. Di film, dari awal Hiro sudah menjalin pertemanan dengan teman-temana Tadashi. Dan ada juga tokoh antagonis yang ingin memiliki Microbots untuk kepentingan perusahaannya. Jadi bisa saja orang yang menggandakan Microbots tersebut adalah si tokoh antagonis.

 

Tapi, saya cukupkan saja spoilernya. Saya akan menjelaskan pendapat dan alasan saya mengapa mengangkat film ini untuk dibahas.

Pertama, karena tokoh yang lucu. Saya sangat suka tokoh Baymax karena terlihat so hugable dan menggemaskan.

Kedua, karena saya jarang menemukan film animasi non-feminine yang bagus. Animasi yang saya lihat tidak jauh-jauh dari tema princess, dan warna-warna feminine itu sangat menyilaukan mata.

Ketiga, pemakaian istilah-istilah pop anak muda dalam dialog Baymax dan Hiro cukup menghibur dan tidak terduga.

Keempat, pertama kali menonton film ini, saya tidak membaca sinopsis, tidak berharap apapun dan hanya mengisi waktu luang. Saat akhirnya saya menonton dan scene by scene ternyata secara mengejutkan saya langsung jatuh hati dengan film ini. Big Hero 6 juga sukses membuat saya meneteskan airmata di beberapa bagian scene.

Kelima, nilai-nilai yang terkandung dalam cerita sangat berbobot. Mengajarkan untuk terus sekolah, mengajarkan untuk peduli sesama saudara dan teman, mengajarkan untuk tak pantang menyerah, mengajarkan untuk selalu berada di jalur yang benar, dan masih banyak lagi.

Keenam, saya tidak suka melihat pamor Frozen lebih unggul daripada Big Hero 6. I was like… please -_-

 

Yak, begitulah sedikit ulasan film yang saya tonton yang menurut saya paling oke. Bukan film yang berat-berat. Ini film yang saya putar ketika penat dan hasilnya memang selalu menghibur.

 

“Baymax, give me five!”

“Ba la la la…”

big_hero_6_disney_baymax-wallpaper-960x600

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s